INI DIA PERSYARATAN UMUM DAN KHUSUS CPNS DAERAH TAHUN 2018. BANTU SHARE YAA

Punya cita-cita jadi pegawai negeri sipil tapi tak lolos pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2017 baru-baru ini? Jangan khawatir! Pemerintah Republik Indonesia kembali akan membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018.

Kabar gembira ini disampaikan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menteri PAN-RB) Asman Abnur di Makassar, Jumat (9/11/2017).

Menteri PAN-RB menyebutkan 2018 mendatang pihaknya kembali membuka seleksi penerimaan CPNS khusus untuk daerah atau kabupaten/kota.

Tahapan penerimaan CPNS 2018 di daerah dimulai dari pengusulan formasi CPNS dari kabupaten/kota.

Persyaratan Umum Pada Seleksi CPNS daerah tahun 2018 Sebagai berikut:

Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PNS dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. usia paling rendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar;
  2. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana
  3. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  4. tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;
  5. tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  6. tidak memiliki ketergantungan terhadap obat obatan terlarang dan narkotika
  7. memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan;
  8. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar;bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah

Catatan: Persyaratan Umum ini diberlakukan pada Seleksi cpns secara nasional tahun 2017, namun jika ada perubahan pada seleksi cpns daerah tahun 2018 tidak akan terlalu signifikan perubahannya.

Persyaratan Khusus Pada Seleksi cpns daerah tahun 2018 adalah sebagai berikut:

Persyaratan khusus adalah persyaratan tambahan lainnya yang diberikan oleh masing masing instansi pemerintahan baik pusat ataupun daerah sesuai kebutuhan jabatan. Persyaratan khusus antara instansi satu dengan instansi lainnya akan berbeda. Beberapa Persyaratan khusus yang biasa dipersyaratkan kepada pelamar diantaranya adalah:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir,
  3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT, berarti yang boleh mendaftar pada seleksi cpns daerah tahun 2018 hanya yang lulus pada Perguruan tinggi Terakreditasi saja.
  4. Pas foto terbaru ukuran 4cm x 6cm sebanyak 4 lembar dengan latar belakang merah
  5. Khusus untuk formasi tamatan SLTA/sederajat dan D-III, berkas ini yang diperlukan:
  6. Materai Rp6.000,
  7. Fotokopi KTP
  8. Fotokopi ijazah/STTB
  9. Fotokopi ijazah SD
  10. Fotokopi ijazah SLTP
  11. Fotokopi ijazah SLTA

Tata Cara Pendaftaran CPNS Daerah  2018

  • Pelamar wajib memiliki alamat email yang aktif untuk bisa melakukan pendaftaran cpns.
  • Pelamar wajib melakukan pendaftaran/registrasi secara online terlebih dahulu di portal nasional dengan alamat https://sscn.bkn.go.id (alamat website bisa diakses setelah pengumuman resmi dibuka). dengan memasukkan NIK (Nomor Induk Kependudukan), nama, tempat lahir, tanggal lahir, alamat email dan password serta pilihan intansi yang dituju (pastikan bahwa instansi yang dituju adalah pilihan terbaik anda, karena setiap pelamar hanya diperkenankan mendaftar pada satu instansi).

Catatan:

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan bagi calon pendaftar CPNS tahun 2017, diantaranya adalah:

  1. Pendaftaran CPNS akan dilakukan secara online
  2. Email anda yang masih aktif
  3. Sediakan scan pas foto berukuran 4×6 dengan format JPEG dan maksimal file ukuran 300KB
  4. Scan ijazah dalam format PDF dengan maksimal file sebesar 300KB
  5. Scan Transkip Nilai dalam format PDF dengan maksimal file ukuran sebesar 300KB
  6. Scan Akte Kelahiran (PDF) max 300KB
  7. Scan KTP (JPEG) max 300KB
  8. Scan bukti akreditasi jurusan (PDF) max 300KB
  9. Berkas-berkas berikut di bawah ini akan diperlukan akan tetapi tidak dikirimkan pada saat pelamaran/pendaftaran CPNS, namun baru dikirimkan setelah anda dinyatakan lulus ujian CPNS
  10. SKCK dari Pihak Kepolisian
  11. Surat Keterangan Sehat dari Dokter Pemerintah
  12. Kartu Kuning/kartu pencari kerja

Demikian informasi mengenai Persyaratan umum dan khusus pada seleksi cpns daerah tahun 2018, semoga informasi ini bermanfaat untuk sobat yang mau mendaftar jadi cpns tahun 2018

88 thoughts on “INI DIA PERSYARATAN UMUM DAN KHUSUS CPNS DAERAH TAHUN 2018. BANTU SHARE YAA

  1. KALAU BOLEH USUL TIDAKPERLU BUKA LOWONGAN PNS KERENA SAMPAI BANYAK TENAGA SUKARELA DAN TENAGA KONTRAK YANG BLM DI ANGKAT JADI PNS APAKAH MEREKA INI HANYA SEBATAS MENGABDI PADA PEMERINTAH SAJA COBA PERHATIKAN ITU DULU

    1. Kalo semua honor berharap diangkat jadi PNS, gak usah pernah dibuka PNS bos, honor aja semua. Sampai kualitas SKPD tidak akan pernah maksimal. Jangan tutup mata dengan nepotisme honorer, honor gak punya kenalan? Mimpi

        1. Saya setuju pak. Jgn kan negeri. Swasta pum begitu. Sy cari kerja di daerha sya plg dr perantauan. Bukam bermaksud sombong. Memiliki experience, dan bisa kompeten dgn bidang yg diapply. Kalah dgn org dalam. Sungguh menyedihkan. Yg punya koneksi berkuasa

      1. Setuju banget, para gtt honorer biasanya yang nepotisme yang punya orang dalem, kadang kerjanya atau ngajarnya mah sak karepe dewek

    2. loh, jadi bagi yg menanggur gimana? harus di prioritaskan bagi tenaga kontrak? makin banyak pengangguran dong, mau itu tenaga kontrak dan sukarela. ga ada batasan istimewanya sama yg nganggur. TERUS HARUS TENAGA KONTRAK DIANGKAT JADI PNS DULU? EMNG SIAPA DIA??

      1. dia adalah org yg lebih dulu mengabdi.. dan memiliki peran lebih dluan daripada yg nganggur.. pengangguran vs guru kontrak 2 tahun… lebih berjasa guru kontrak 2 tahun donk.. logika aja

    3. Setuju sekali Mas. Karna saya juga Tenaga Kontrak Daerah yang kalau tidak ada kejelasan. Mau dibawa kemana Nasib saya. Apakah saya akan dikontrak seumur hidup?. I don’t think so… karna saya pasti akan lelah.

    1. Kartu kuning itu artinya yg sebenarnya adalah : si pemegang kartu kuning tsb adalah orang yg telah terdaftar sebagai pencari kerja.

  2. Betul sekali, jangan di buka seleksi cpns lagi, cukup di realisasi kan tenaga kontrak/honor, kasian sudah cukup lama mengabdi tapi belum ada imbalan dari pemerintah untuk di angkat jadi pns.

  3. Ngapain daerah hrs buka lowongn cpns sementra tenaga sukarelawan yg sdh mengabdikn diri berpuluh puluh tahun tdk pernah diperhatikn nasibnx, padahl mrk sdh membuktikn kinerjanx selama in, it dulu di perhatikn, klau ad yg bilang ” mimangnx sp tenaga sukarelawan itu ” sy jwb, mrk yg jls mempunyai jasa pd anak bangsa in, lalu yg komen it sbgai ap pengabdian jg g’ jelas, ngomong yg benar ms

    1. Klo gk pnya knalan apa bsa jd honorer?
      Setiap instansi itu pnya standar trtntu utk mngisi suatu formasi jabatan. Mkanya utk itu perlu adanya proses seleksi yg dpat d jadikan patokan utk menentukan kompetensi seseorang layak atau tidak utk mngisi suatu formasi jabatan.
      Walaupun sdh lama mnjadi tnaga bantu blum tntu ybs pnya kompetensi yg sesuai dgn formasi jabatan tsb.
      D swasta jga sperti itu walaupun sdah lama mnjadi tenaga kontrak(outsorce) tetap ada ujian lagi jika ingin mnjadi pegawai tetap (organik).
      Bagaimana negara kita bisa maju kalau semuanya di dasarkan pada rasa kasihan.
      Dan yg terpenting tidak KKN di setiap seleksi penerimaan PNS. Semua kita mempunyai hak yg sama.

    2. Jika pemerintah cerdas dan bijaksana maka sudah pasti yg terlebih dahulu di prioritaskan tuk di angkat mnjadi PNS adalah para honorer yg sdh puluhan thn mengabdi dan mereka sudah kawakan dlm bidangnya masing-masing dan tdk mengharuskan minimal pendidikan S1 karena ini hanyalah untuk di jadikan alasan saja agar mereka tdk bisa di angkat mnjdi PNS.
      Masalah skill berani adu dengan mereka-mereka yg baru lulus S1 lantaran jam terbang mereka bisa di katakan masih NOL alias blm mempunyai pengalaman tdk seperti para honorer yg sudah kawakan.

  4. Tidak semua tenaga honorer itu nepotisme,, karna suami sy contohx, dan dia sdh mengabdi 12th dan pekerjaanx pun lebih berat dari yg pns itu sendiri

  5. Yah seharusnya memang seperti itu, kalau bisa pemerintah tinggal mengambil data kontrak yang sudah tercover beberapa tahun untuk diangkt jdi cpns. Atau pengalihan seperti instansi kesehatan yang mengadakan pengalihan dari PTT ke PNS. Jadi terarah, dan yang mengabdi gk sia2. Trus juga bisa linier sama keahlian.

  6. Sungguh tidak adil,,,kalau kontrak atau semacamnya,,di angkt,, kasian para penggangguran tdk ada kerja,,sedangkn honor dan kontrak tiap bulan ada gajinya,,jgn ambil semua dong jatah orang,,! Mari kita bertarung lewat tesssss tessss cpns,,jangan ada manipulasi buktikan mana kualitas yg baik umum atau kontrak ,?

    1. Emang ko ntrak dan honor ada gajinya. KALO TKS tenaga kerja sukarela tidak ada gaji.coba pikir kalo yabg sudah mengabdi 12 thn apa gak berhak diangkat menjadi PNS sesuai kinerja dia

  7. Jika pemerintah cerdas dan bijaksana maka sudah pasti yg terlebih dahulu di prioritaskan tuk di angkat mnjadi PNS adalah para honorer yg sdh puluhan thn mengabdi dan mereka sudah kawakan dlm bidangnya masing-masing dan tdk mengharuskan minimal pendidikan S1 karena ini hanyalah untuk di jadikan alasan saja agar mereka tdk bisa di angkat mnjdi PNS.
    Masalah skill berani adu dengan mereka-mereka yg baru lulus S1 lantaran jam terbang mereka bisa di katakan masih NOL alias blm mempunyai pengalaman tdk seperti para honorer yg sudah kawakan.

    1. Bukan masalah soal ” pemerintah cerdas dan bijaksananya” tetapi tentang keadilan dalam punya hak yang sama seluruh rakyat Indonesia, entah itu dia honer atau tidak..
      Tidaklah adil kalau tenaga honorer saja diangkat langsung jadi PNS. Baiknya uji kekompetenan individu baik itu honorer atau tidak melalui seleksi CPNS.. Toh yg sudah pernah jadi honorer/TKS sudah punya nilai plus dri pengalaman honornya…

  8. Tidak semua honorer memiliki gaji yang besar padahal kerja mereka mungkin lebih berat dibanding dengan pns .. Gaji ptt perbulan berkisar biasanya 150 dan mereka mengabdi ke negara sedangkan yang pengangguran kan belum merasakan itu.. Mereka yang sudah berpuluh puluh tahun jadi ptt leboh baik diangkat.. Itu sebagai reward untuk mereka yang sudah lama mengabdi dengan gaji kecil.

  9. Kalian ini belum di buka ajja dah pada ribut…!!! #hadeuhhh
    Seharusnya apapun program pemerintah yg positif kita dukung bukannya di protes ,di kasih kritik, atau sebaganya…!!!
    Mereka dari pihak pemerintahan membentuk itu pasti ada dasar dan tujuannya..!!!

  10. Emang tenaga kontrak/honor bejasa tpi apa tidak ada usaha mencri pekerjan yg ada imbalan itukan karna dia sendri yg ingin ada balas kasihan.banyak kok prusahan yg mbuka lowongan tpi kan apa kah kemampuan kita bisa?? Makadari itu bertahan dan berharap diangkat jd cpns,seharus nya pemerinta bukan low cpns lagi yg di tamba tapi bagai mna menciptakan lapangan pekerjaan yg bisa menguntungkan bagi negara bukan duit negara yg makin habis buat gaji cpns,,cpns bertamba stiap tahun apa dampak nya buat negara seperti nya tida ada,malah para mentri dan DPR yg berjuang untuk membngun mereka bukan pns, bekerja keras la para pemerinta,lihat negara2 maju merakah brbondong2 menciptakan inovasi terbaru bukan berbondong2 ikut tes cpns atau pun ikut taskontrak…ubah pola pikir kita yg berpikir pns hidup terjamin.. gaji lambat keluar 1 bln kelimpungan.. mungkin ada yg tidak suka tersera itu urusan kita masing2…trimakasih

  11. Tidak perlu sebenarnya ada tes CPNS lagi hanya Pemborosan anggaran, sudah waktunya Tenaga Kontarak yang puluhan tahun menikmati pengabdiannya pada bangsa dan negara. jangan jadikan mereka pegawai kontrak abadi

    1. Intinya, jgan lah jadikan PNS itu sbgai prioritas utama, kalau niatnya ikhlas mengabdi atau menjadi tenaga sukarelawan, yah tdk usah menuntut di jadikan pns, nnti Tuhan yang maha esa yang membalasnya, trus klau mau kaya yah jadi wirausahawan jgn jd Pns.

    2. Orang Indonesia. Baru wacana udah heboh. Berani mengkritik tanpa berpikir kedepan, bahkan enggan berkaca. Rezeki udah ada yg atur mau pengangguran mau honorer kalo udah rezekinya pns ya nanti akan pns juga. Kalopun pemerintah membuka cpns, ikuti dan jangan takut bersaing dan jadi pecundang. Gak terima. Silahkan pindah pergi dari Indonesia atau silahkan Anda jadi Presiden. Atur sesuai keinginan Anda. JANGAN SALING MENGHINA, Indonesia masih Berkembang karna warganya yg enggan berpikir posirif.
      🙂

    3. Apa pun alasannya,.
      saya pribadi setujuh ikut tes CPNS secara umum,.
      klau y honorer atau y kontrak merasa dirinya y paling berhak untuk jdi pns berati selama bertahun2 dia mengabdi g’k ikhlas donk,. (ada mengharap balasan’a).
      jujur saja sama diri sendiri, y honorer atau kontrak bisa mengabdi di lembaga pemerintah itu 95% karena punya kenalan atau punya famili di pemerintahan. Coba y kami tidak punya kenalan atau tidak punya famili di lembaga tersebut. ADIL TIDAK,.?

  12. syukurlah, bila ada TES cpns menurut saya pemerintah harus mengutamakan guru-guru yang mengajar di DAERAH TERPENSIL agar diangkat menjadi CPNS supaya semangat menjadi guru propesional, karna selama ini masih ada 50% guru bekerja sebagai HONORER…. TERIMA KASIH,,, SURAK SIABEU

  13. Kalau saya ogah masuk pns,,saran saya kalau bisa tolong dong di sejahterakan para petani yg menanam padi untuk memberi makan para manusia yg hidupnya dikota..tiba beli pupuk mahal nya tdk karuan,,,pas panen harga padi turun,,,pas tanya harga beras diages selalu naik…dimana keadilan pemimpin negara ini…?????

  14. tenaga honorer yg udah gak ikhlas mengabdi mending berhenti aja. yg nganggur aja banyak. apa salahnya diadakan cpns . biar fair

  15. Setuju.. tenaga kontrak atau sukarela yg murni dibawah 5 tahun mesti diberi penghargaan dengan diangkat jadi cpns.
    Jangan asal nuduh teman2 kita yg kontrak atau sukarela. Mereka bekerja bukan untuk meminta belas kasihan buat jd cpns tp krn panggilan hati. Contoh ni yah teman2 saya di daerah. Ada satu SMP yg hampir semua tenaga gurunya honorer dgn gaji cuma 100/bulan. Itupun 3 bulan sekali baru dapat honornya..tp krn untuk memajukan daerahnya mereka tetap bekerja mengajar anak2 murid mereka dengan tujuan mulia supaya ada generasi cerdas dikemudian hari. Lalu pemerintah mau kasih apa buat mereka??
    Ini realita…
    Kan bisa bergilir pengangkatannya jd yang belom honor..jdlah honorer dr sekarang biar 5 tahun kedepan bisa diangkat bergilir juga jadi cpns…

  16. Jgn senang dulu saudara2 ku yg honorer dan non honorer, sy takut ini hnya angin segar doang…kenapa, bayangin aja saudara2 ku…jgnkan cpns yg baru, yg cpns lama yakni K1 dan K2 smpai skrg msh da yg blm diangkat termasuk sy sendiri, akhirnya sy keluar….logika aja, tp kalau ini memang benar rejeki bg saudara2ku

  17. Bagaimana dengan Pelamar yang sudah berusia diatas 35 tahun, namun sudah mengabdi sebagai Honorer Daerah selama 5-10 tahun??

  18. Gimana sich pola pikir anda?
    Apa anda pernah berpikir tentang Tenaga Kontrak Lepas yang sudah mengabdi lebih dari 5 tahun di Instansi Pemerintahan Daerah, awalnya memang banyak pilihan, tapi terlanjur umur sudah kelewat tua(>35 thn).
    Emang diatas 35 thn mo ngelamar dimana dan kemana lagi?

  19. Rejeki tidak akan pernah tertukar. Jadi menurut saya siapa saja berhak untuk mngikuti test cpns.
    Kita hanya perlu mendukung program pemerintah.

  20. Jangan putus asa mengejar asa, setiap orang mempunyai kesempatan yang sama namun tidak semua orang punya keberuntungan yang sama. Bersainglah secara sehat karena tidak satu yang membutuhkannya namun ratusribuan.

  21. Kalau yg mengabdi sudah bunyi 10 tahun keatas dan jenjangnya S1 sy rasa bolehlah diangakt jadi PNS, namun kalau dibawa 10 tahun mengabdinya rasanya itu seperti tidak adil. Karna mereka masuk untuk mengabdi saja kebanyakan mereka itu yg punya kenalan. Coba kalau yg tdk punya kenalan palingan mereka hanya berpaling pekerjaan sperti di toko, swalayan dll.

    Dan kalau yg tamatan SMA sudah mengabdi dan pengen di angkt jadi PNS sy rasa iu sangat tdk pantas, karna merka tdk tau bahwa sekolah diperguruan tinggi itu perlu waktu dan banyak ongkos. Coba pikirlah jika itu sebaliknya.!! Dan sy rasa yg pantas mungkin di angkat jdi pns itu mereka yg mengabdinya di atas 20 tahun.

  22. Tidak perlu semua orang jadi PNS. Kalaupun tidak jadi PNS tidak perlu risau, tidak perlu marah2, apalagi saling berprasangka yg tidak-tidak sampai ribut sana-sini. Dunia dan segalanya ini milik Allah, rezeki sudah ada yg mengatur.. Tidak jadi PNS masih banyak pekerjaan halal lainnya yg bisa menghasilkan uang. Btw saya termasuk tenaga honorer, yg pekerjaannya berpuluh2 kali lipat dari PNS tapi gajinya sepersekian dari PNS. Tapi saya yakin Allah Maha Adil

  23. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT, berarti yang boleh mendaftar pada seleksi cpns daerah tahun 2018 hanya yang lulus pada Perguruan tinggi Terakreditasi saja.

    Saya kurang mengerti,

  24. haha saya sdh sejak 2005 ngabdi.. bosen gada kejelasan skrng lg
    pengin pindah kerja…

    makin gak percaya dg program semacam itu… mungkin juga masih banyak titipan yg jadi prioritas stakeholder di daerah.

  25. Lebih baik kesekolah sekolah. Dilihat mana yg memamng harus di angkat CPNS. Ga perlu buka onlain. Kasihan guru honor yg ga tau onlain..

  26. AMIN, bener benerlah itu terjadi,karna banyak pegawai negri yang tidak beres, harapan saya yang terpilih nanti jadilah menjadi pegawai yang bener mengabdi kepada Negara dan membangun pendidikan Negara Indonesia jangan jadi KKN
    atau korupsi.

  27. Syukur Alhamdulillah jika memang sudah di buka CPNS, jadi berguna ijazah S1 kawan-kawan yang sudah menempuh pahit manis nya perjuangan semasa kuliah dulu

  28. Apakah bisa mendaftar di tempat tinggal kita sekarang contohnya saya tinggal di palangkaraya saya nyobanya di palangkaraya tetapi ktp saya masih ktp sumatra apa harus mengurus surat pindah yah pak bu?apa tidak bisa diganti dengan surat domisilih setempat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *